Tuesday, October 3, 2017

Apa Kabar? Masih Jomblo atau Sudah Mendingan?

Erna Agustina


"Mengapa Bumi Bulat?"

Bumi diciptakan bulat agar kita bisa lebih mudah dalam menemukan jodoh. Sekalipun kamu berputar-putar mengelilingi bumi, maka kamu akan tetap bertemu dengan jodohmu. meski yang satu berjalan ke selatan dan yang satunya lagi berjalan ke utara mereka akan bertemu pada sisi sebaliknya di sebuah titik koordinat.

Kata orang jodoh kita mungkin ada di salah satu sudut bumi, tapi bentuk bumi itu bulat dan akan mempersulit kita untuk bertemu dengah belahan jiwa. bagaimana mungkin akan bertemu jika jodoh kita di salah satu sudut bumi? karna bumi yang bulat tidak memiliki sudut. nah lo bingung kn? sama gue juga.. hehehe

Cinta adalah hadiah yang diberikan Allah kepada seluruh umat manusia, sesuatu yang membuat orang lebih bahagia, lebih kuat dan lebih baik. Jadi jomblo juga pasti punya cinta dalam hatinya karena jomblo juma manusia. Cinta adalah fitrah sementara yang menyandang status jomblo adalah suatu pilihan. tapi terkadang binggung antara memilih jomblo atau tidak laku? untuk jawabanya silahkan dijawab masing-masing sesuai versi anda,, wkwkwkwkw

Jomblo adalah bukan tujuan akir dalam hidup, siapa saja pasti berkeinginan untuk menemukan cinta sejatinya, karena setiap orang pasti memiliki jodohnya masing-masing. Para jomblo bukanlah orang-orang anti sosial ataupunorang yang tidak ingin jatuh cinta.

Banyak Alasan yang melatar belakangi mereka memilih sendiri untuk sementara waktu. Ada yang beralasan ingin fokus dahulu pada kuliah, karir dan lain sebagainya. Maraknya istilah jomblo ngenes dianggap sebagai orang-orang yang kesepian, nyesek, bahkan tidak laku. padahal semua jomblo memutuskan untuk terpuruk dalam kehidupan yang ngenes.

Banyak diantara jomblo yang menikmati hidupnya. Bisa mengukir prestasi gemilang dan memiliki jaringan pertemana yang luas, semua itu terjadi karena jomblo. ckckckcck...

Hidup adalah pilihan, kita bebas untuk memilih warna apa saja untuk mewarnai hidup. Apapun keputusan yang diambil yang terpenting harus siap menerima segala kosekuensinya, Memilih untuk berbahagia maka kita harus siap untuk selalu menjadi orang yang legowo atas kesulitan hidup yang dia hadapi. Ketika memilih untuk menjatuhkan diri dalam dunia yang ngenes dan berharap akan mendapat perhatian dan belas kasihan orang lain maka bersiap-siaplah untuk menjadi orang yang tak pernah punya kesempatan untuk berkembang dan mandiri. Selalu bergantung pada orang lain dan menjadi orang yang bisa merepotkan.

Merrka para jomblo bahagia adalah mereka yang mampu melihat dunia dari berbagai sudaut pandang. Sebenarnya banyak hal positif yang bisa dilakukan saat menyandang gelar Jomblo Bahagia ini. Belajar mengelola rasa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan. Tentang bagaimana cara kita dalam menyalurkan cinta dengan dengan sebagaimana mestinya, tidak berlebihan dan tetap dalam koridor yang baik. Lebih baik menyimpan rasa dengan rapi dari pada harus membiarkan berceceran dimana-mana. Kamu juga bisa lebih mendalami passionmu, melakukan hobi yang diminati, berpetualang, fokus mengejar impian, menorehkan prestasi di berbagai bidang dan membuat kedua orang tuamu bangga.

Lantas bagaimana dengan mereka para jomblo ngenes?, Dari hari ke hari nampak mlempem bagaikan krupuk kena air. Energi berlahan-lahan menguap dan habis digunakan untuk memikirkan perkataan orang lain. Dihantui ketakutannya sendiri jika tak akan bisa bertemu dengan jodohnya, kehidupanya menjadi tidak produktif, menjadi tukang spam, berisik dan tentunya membuat illfeel.


"Hellow.. yang masih jomblo enga elo doang kali, tapi meraka tidak selebay itu"

Berhentilah untuk selalu bertanya kapan jodohmu akan datang. Lebih baik gunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk menyibukan diri pada hal-hal positif dan terus memperbaiki diri.  So, mana yang kamu pilih menjadi jomblo bahagia atau jomblo ngenes? Berikut adalah pertimbangan yang akan membuatmu bertekat untuk menjadi seorang High Quality Jomblo yang bahagia.

Jomblo bahagia adalah orang-orang yang cerdas, Mereka punya prinsip yang pasti dalam hidupnya dan tidak mudah dihasut. Dihujani dengan pertanyaan "Kapan Menikah?" tak membuat mereka tiba-tiba galau dan uring-uringan. Mereka akan menjawab semua pertanyaan yang diajukan tentang status jomblonya dengan santai dan rasional.

Jomblo bahagia adlah mereka yang punya hubungan yang dekat dengan sang pencipta, karena mereka selalu berprasangka baik kepada Tuhan sang pencipta. Mereka percaya bahwa tuhan akan mempertemukannya dengan seseorang yang tepat dan di waktu yang tepat, ketika mereka sudah siap menurut-Nya. Tak memiliki kekasih hati tidak lantas membuat wajah mereka pucat, karena senyum selalu bisa membuat bisa membuat pipi mereka merona. Jangan heran jika merekalah salah satu orang yang selalu ditunggu kehadiranya untuk meramaikan suasananya dengan humor-humor segar yang menggelitik.

"Gue Kangen,.... Makan bareng yuk?"

Jomblo bahagia adalah mereka yang bisa diandalkan. Mereka cenderung punya lebih banyak waktu untuk sahabat ataupun teman. Kamu tak perlu malu untuk mengajak mereka hang out atau bahkan melontarkan kata-kata gombal kepadanya karena tak ada yang melarang, maklum namanya juga jomblo. Menjomblo dengan elegan akan membuat mereka mencintai pasangan dengan totalitas, memperlakukan pasangan denga sebaik mungkin sebagai ungkapan rasa syukurnya kepada tuhan yang sudah memberikan kepercayaan untuk melabuhkan hati kepada orang yang tepat.


"Mereka percaya kesabaran dalam penantian akan berbuah manis"

Mereka para jomblo bahagia adalah manusia normal yang diberikan karunia sebuah hati yang cantik dan hanya akan dijatuhkan pada orang yang spesial yang sudah dipersiapkan oleh Tuhan, jangan sembarangan me-judge mereka sebagai orang pemilih dan terlalu asyik dengan kesendirian, karena mereka juga sedang berusaha melayakkan diri dan tentu saja tak harus semua orang tahu tentang seberapa keras usaha mereka.

Besiaplah untuk menggigit jari dan menggerutu kesal bagi para orang-orang jail yang berniat meledek para jomblo bahagia ini, karena mereka adalah jomblo-jomblo istimewa yang punya seribu stategi andalan untuk menebarkan kebahagiaan ke seluruh penjuru kota.. wkwkwkw

 Nga kerasa oe udah 3 jam, kopinya sampai dingin..

Sunday, October 1, 2017

Menerima dia yang tak lagi Sempurna, Sanggupkah?



Setiap Orang pasti menginginkah memiliki pasangan yang sempurna, Apakah itu dari fisik, kepribadian, keluarga, pekerjaan dan kehormatan. Yang dimaksud kehormatan disini adalah virginity. ya, apalagi jika seorang yang masih perjaka, seringkali menginginkan seorang wanita yang masih virgin. Dia ingin pasanganya kelak adalah wanita yang belum pernah dijamah oleh lelaki manapun. tak dipungkiri, wanita yang tak lagi perawan masih dianggap wanita yang tek sempurna, bahkan ketidaksempurnaan tersebut membuatnya dipandang sebelah mata dan tak layak untuk diperjuangkan oleh lelaki. di dalam tulisan ini saya ingin mengutarakan pendapat dan sharing mengenai persoalan ini. Apakah yang akan kamu lakukan sebagai seorang laki-laki, jika ternyata wanita pilihanmu tek lagi sempurna? 

Jika pasangan kamu tak lagi sempurna apakah kamu akan meningalkan begitu saja tanpa ada pertimbangan lain?

Hal ini terjadi saat pasanganmu merasa dirinya tidak pantas dan ingin mundur untuk menjadi pendamping hidupmu. Pertanyaanya:

Jika wanitamu tak ingin mundur, apakah anda akan tetap bertahan denganya? sementara pada awalnya kamu sudah bilang bahwa kamu tak bisa menerima wanita yang sudah pernah dijamah oleh laki-laki lain.

Apa alasanmu tidak bisa menerima ketidaksempurnaanya? bila menurutmu itu sebuah kesalahan, bukankah itu kesalahan dari masalalu?
Kalaupun kamu tak bisa mentoleransi hal tersebut, dan mengangap bahwa hal tersebut adalah sebuah kesalahan, tapi bukankah itu adalah kesalahan dimasa lalunya? ini bukan kesalahan dimasa sekarang, ini cerita masalalunya. kenapa kamu bisa menerima hal tersebut? kita tak lagi bisa menutup mata bahwa hal tersebut bukan hal yang tabu lagi. Pertanyaanya:

Kamu mau memilih mana pasangan yang selingkuh atau pasangan yang tak sempurna?

Selingkuh itu tidak setia dan berbuat curang, dan itu dilakukan pada saat dia masih menjalin hubungan bersamamu. Sedangkan kesalahan yang membuatnya tak lagi sempurna dimatamu itu adalah kesalahan dimasa lalu, yang mungkin dilakukan dengan kekilafan, mungkin saking cintanya hingga rella mempertaruhkan segalanya, walau akirya ZONK. Jika kamu benar-benar membuka hati pada dirinya, seharusnya kamu bisa menerima segala kekuranganya, bukankah seperti itu yang namanya mencintai dengan tulus?

Semua tergantung pada hati nuranimu, Tanyakan pada hatimu, seberapa besar kamu membuka hati untuk pasanganmu?

Jangan karena sebuah kesalahan dimasa lalu, membuatmu menutup mata akan segala kebaikan-kebaikan yang ada pada dirinya. Jangan hanya karna sebuah ketidaksemnpurnaan yang dimilikinya membuatmu lupa bahwa ada banyak hal lain pada dirinya  yang selama ini ternyata mampu mengisi kekosonganmu. Dari beberapa kreteria yang anda tetapkan setidaknya pasangan anda sudah memenuhi beberapa kriteria anda itu, karena manusia tidak ada yang sempurna.

Jika sekarang kamu menolak karena satu kekurangan, dimasa yang akan datang apakah kamu yakin akan mendapatkan semua kreteria yang kamu inginkan?

Andaikata kamu dapat pasangan yang mampu menjaga kehormatanya. Tapi ternyata dia tidak setia, sombong, penuh kepura-puraan bahkan dia hanya melihat kelebihan-kelebihanmu saja, seperti title, harta tanpa menerima kekuranganmu, apa yang akan kamu lakukan?

Dalam memilih pasangan hidup, misalknya kita menginginkan 5 kreteria tertentu, tapi anda hanya dapat 3 atau 4 dari kreteria yang anda harapkan. Menurut saya pribadi, lebih baik menerima satu kekurangan pasangan kita. Selama dia sudah berubah dan mau diajak ke jalan yang lebih baik, Why not? Think twice and wisely brother! 

Jika masa lalu dia pernah berbuat kesalahan, apakah dia tak pantas menjadi pendamping siapapun?

Jika setiap lelaki tak bisa menerima ketidaksempurnaan itu, apakah tak pantas wanita itu mendapatkan pendamping hidup? Dan jika setiap lelaki berlaku seperti ini, berarti tiada guna lagi kata insyaf, taubat atau berubah menjadi lebih baik lagi. Coba renungkan dan coba berfikir positif,  Bayangkan  jika kamu sebagai lelaki berada di posisi wanita. Dan ambilah keputusan dengan sebijaksana mungkin.


Tulisan ini hanyalah karangan, disaat waktu kosong, tulisan ini tidak ada unsur mendiskriminalisasi siapapun,  tulisan ini hanyalah sharing..

Kapan Nikah?

blog.prehanto.com

Disaat teman seangkatan sibuk dengan urusan karir, Kita masih berjibaku dengan urusan hati. Saat yang lain sibuk  mengantar anaknya sekolah, kita masih berkutat  dengan urusan kerjaan yang seolah ga ada habisnya. Saat berkumpul dengan keluarga besar, pasti kita jadi sasaran pertanyaan mereka "kapan nikah?" Hal ini pasti sering dirasakan sebagian temen-temen yang masih jones, kebanyakan orang yang berumur diatas 25 yang belum menemukan jodohnya. termasuk saya.. hehehe




Mungkin kita bosan dengan pertanyaan itu, lalu dengan logika yang mereka ciptakan sendiri, mereka akan berkesimpulan, "Kamu terlalu sibuk bekerja sampai lupa menikah" atau " kamu terlalu memilih-melih makanya ga dapet-dapet". He kalian sudah berubah jadi dukun, apa malah jadi tuhan? yang bisa membaca hati dan pikiran manusia?

Untuk orang-orang yang selalu menghujani kami dengan pertanyaan "kapan nikah?", pernahkan kalian berfikir atau setidaknya bertukar peran sebentar saja menjadi diri kami, orang yang belum juga menemukan jodoh diusia kami yang diatas 25 tahun ini? Ataukan ada peraturan tertulis bahwa menikah itu harus umur 25 tahun ke bawah? tidak ada kan?

Kalian mungkin beruntung menjadi seseorang sempurna dimana siklus hidup kalian bisa berjalan lancar sesuai idialisme kalian, Sekolah, Kuliah, Menikah dan memiliki anak diusia yang benar-benar ideal. Tapi kalian sadar ga sih, bahwa garis hidup manusia itu diciptakan berbeda? dan siapa yang  ga pengen minikah?  Karna menikah menyempurnakan ibadah klo dalam ajaran islam, memberikan ketenangan ketika hidup kita bisa berbagi dengan pasangan. 

Namun sekali lagi, bukan kamilah yang menginginkan hal ini. Kami pun bukan diam tanpa berusaha. Mungkin kita belum yakin dengan pasangan kita atau bahkan ada yang belum dipertemukan jodohnya.

Dan taukah kalian, ketika kita sibuk bekerja, atau kadang tak ingat waktu, itu bukan karena kita tidak memiliki pasangan hidup, Justru kita menyembunyikan diri dengan pekerjaan agar bisa membunuh waktu dan agar tidak galau terus memikirkan nasib. Lebih baik melakukan hal yang produktif.

Kalau dibilang terlalu pilih pilih, seberapa tahu kalian tentang kriteria kami? ya, mungkin kami pemilih, karena pasangan yang kami inginkan untuk sekali dalam seumur hidup. Seorang iman keluarga, nahkoda kapal yang membawa keluarga kami kelak mengarungi biduk rumah tangga. kami perlu menganalisa dan belajar dari hal yang ada, sebagai bahan evaluasi yang nantinya akan menjadi sebuah pelajaran agar tidak terjadi pada keluarga kami

Yang pasti, saat ini kami sedang berusaha memantaskan diri untuk menjemput jodoh impian kami. Bukan pasangan hidup adalah cerminan diri kita? Jika kita ingin pasangan yang baik, pastinya kami harus menjadi pribadi yang baik juga, berusaha meyakini dan percaya bahwa Tuhan pun akan menghargai setiap usaha dari hambaNya, Dan yakin ketepatanNya adalah terbaik, karena dialah dibalik penulis skenario kehidupan manusia. Jika sudah saatnya pasti akan datang juga.